Perbedaan Aqiqah anak laki-laki dan anak perempuan

Perbedaan Aqiqah antara anak laki-laki dan anak perempuan akan kami jelaskan, namun sebelumnya kita akan mengulas dulu apa itu ibadah aqiqah dan apa dasar hukum adanya ibadah aqiqah.

Pengertian Aqiqah

Bila merujuk pada bahasa arab, aqiqah memiliki arti yaitu memutus dan melubangi. Dalam pengertian secara umum, aqiqah adalah aktivitas ibadah menyembelih hewan berupa kambing sebagai bentuk rasa syukur atas lahirnya seorang anak. Hukum atas ibadah ini berbeda berdasarkan pendapat ulama. Ada yang mengatakan bahwa ibadah aqiqah hukumnya wajib, ada yang mengatakan sunnah mu’akad dan adapula yang mengatakan sunnah. Dari semua pendapat yang ada, yang paling shahih adalah pendapat yang mengatakan bahwa hukum aqiqah adalah sunnah mu’akad. Artinya ini adalah ibadah yang memang dianjurkan untuk dilaksanakan.

Dalil atas perintah ibadah ini adalah hadist Nabi SAW. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda. “Semua bayi tergadaikan dengan aqiqah-nya yang pada hari ketujuhnya disembelih hewan (kambing), diberi nama, dan dicukur rambutnya.” (Shahih, HR. Abu Dawud, Tirmidzi, dan lain-lainnya).

Perbedaan Aqiqah antara Anak Laki-laki dan Aqiqah Anak Perempuan

Adapun perbedaan aqiqah anatara anak laki-laki dan anak perempuan, dari jumlah kambing yang disembelihnya itu berbeda. Hal tersebut berdasarkan riwayat Ummu Kurz Al-Ka’biyyah ra. dalam kitab Al-Muhadzzab karya Abu Ishaq As Sirazi tentang aqiqah.

“Sunnah untuk disembelih (beraqiqah) dua ekor kambing yang setara umurnya untuk anak laki-laki dan satu ekor kambing untuk anak perempuan berdasarkan riwayat Ummu Kurz Ra. Ia bertanya kepada Rasulullah saw tentang aqiqah, lantas Rasul menjawab, “Bagi anak laki-laki dua ekor kambing yang sama, dan bagi anak perempuan satu ekor kambing.”

Setelah melihat penjelasan tersebut, jelas sudah bahwa jumlah kambing yang disembelih untuk anak laki-laki dan anak perempuan berbeda walaupun itu hanya sebuah anjuran. Artinya, kalaupun hanya mampu menyembelih satu kambing saja maka tidak apa-apa dan tetap diperbolehkan. Namun, alangkah lebih baiknya kita mengetahui latar belakang atau alasan mengapa jumlah aqiqah untuk keduanya dibedakan, supaya kita betul-betul mengerti dan bisa mengutamakan jumlah yang afdhal atau lebih utama. Dibedakannya jumlah sembelihan hewan untuk aqiqah antara anak laki-laki dan perempuan itu tidak lepas dari situasi dan kondisi sosial bangsa Arab masa lalu, di mana semua orang tua pada saat itu lebih mengharapkan kehadiran anak laki-laki ketimbang anak perempuan. Dengan kata lain, kebahagian mereka ketika mendapatkan anak laki-laki itu melebihi dari mendapatkan anak perempuan. Karenanya, jumlah kambing sembelihan aqiqah dibedakan, yaitu dua ekor untuk anak laki-laki dan satu ekor untuk anak perempuan.

Perbedaan Aqiqah anak laki-laki dan anak perempuan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Tanya via WA

CALL