Mendidik Anak Dalam Ajaran Islam

Cara Mendidik Anak Usia Dini Dalam Ajaran Islam

cahayaimanaqiqah.com-. Anak merupakan amanat ditangan kedua orang tua. Hatinya yang masih bersih – suci merupakan permata yang indah, bila kita mengasah dengan penuh kebaikan. Kemudian, pahala pun akan mengalir dan dinikmati untuk kedua orangtuanya maupun semua orang yang mendidiknya.

Cara mendidik anak usia dini secara Islami setidaknya tak jauh dari ajaran Rasulullah SAW dan Alquran. Memiliki buah hati memang menjadi momen yang membahagiakan.

Namun, kasih sayang yang berlebih terkadang justru membuat pola asuh orangtua menjadi salah dan berdampak buruk bagi masa depan buah hati. Maka dari itu, proses dan tumbuh kembang anak harus disertai dengan bimbingan orangtua yang tepat.

Salah satunya yakni dengan mempraktikkan cara mendidik anak usia dini secara Islami. Semasa hidup, Rasulullah SAW telah memberikan banyak suri tauladan yang baik bagi keluarga.

Terlebih dalam mengasuh dan cara mendidik anak usia dini secara Islami. Maka dari itu, ada banyak keteladanan dari Rasulullah SAW yang masih relevan bagi orangtua dalam mengasuh putra dan putrinya.

Dalam mendidik anak, ada beberapa cara yang dapat dilakukan menurut ajaran Islam.

1. Memperdengarkan ayat suci Al-Quran

Cara pertama yang dapat dilakukan orangtua dalam mendidik anaknya, yaitu memperdengarkan ayat suci Al-Quran dimulai sejak ia masih berada dalam kandungan. Memperbanyak mengaji saat kehamilan dapat membawa ketenangan dan keberkahan ketika buah hati lahir

2. Memberi nama dengan doa

Nama tak lain merupakan doa yang senantiasa dipanjatkan kepada Allah SWT bagi kehidupannya kelak di kemudian hari.

3. Mengajarkan ketauhidan

Cara mendidik anak menurut Islam selanjutnya dengan mengajarkan Ketauhidan dan dasar Islam. Dalam kitab Al-Amali dari Imam Al-Baqir dan Imam ash Shadiq, mengatakan mengenai tahap awal mengenalkan anak pada Allah SWT.

Disebutkan bahwa pada usia 3 tahun, ajarkan untuk melapalkan kalimat Tauhid “LAILA HA ILLALLAH” sebanyak 7 kali. Kemudian saat menginjak usia 3 tahun 7 bulan, ajarkan anak kalimat MUHAMMADAR RASULLULLAH”.

4. Memberi contoh dan mengajarkan tatacara ibadah

Selanjutnya berikan contoh dan ajarkan tatacara beribadah kepada anak. Sejak balita sudah membiasakan anak untuk mengambil air wudu, mengikuti gerakan salat, dan belajar puasa, meskipun belum benar sama sekali. Jika anak sudah terbiasa melihat orang tuanya salat dan meniru setiap gerakannya, kelak akan lebih mudah untuk diajari.

5. Mengajarkan adab dan akhlak

Pendidikan dalam keluarga merupakan madrasah pertama dan utama bagi perkembangan anak. Keluarga merupakan tempat pertama dalam memperoleh sesuatu, salah satunya adab dan akhlak yang dapat dijadikan pondasi bagi anak dalam berinteraksi dengan lingkungan mereka nantinya.

Ada banyak macam adab, etika, dan akhlak yang dapat diajarkan pada anak. Misalnya adab dan akhlak kepada Allah SWT (tidak berlaku syirik), adab dan akhlak kepada Rasulullah (melaksanakan sunah-sunahnya), serta adab dan akhlak kepada sesama manusia.

6. Bersikap adil ke semua anak

Orang tua harus bersikap adil kepada semua anak-anaknya. Terkadang, tak sedikit orang tua yang memiliki sikap yang berbeda pada salah satu atau sebagian anak dibandingkan anak-anak lainnya, baik dalam hal materi maupun non materi.

Semoga artikel yang kami buat dapat bermanfaat, dan jangan lupa untuk di share, agar banyak orang dapat mengambil manfaatnya juga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts