5 Hal Terpenting dalam Aqiqah

IMG_20180324_062217_896

5 hal penting dalam pelaksanaan aqiqah
1. Waktu Penyembelihan
Penyembelihan hewan untuk akikah anak dianjurkan dilaksanajan pada tujuh hari setelah anak lahir. Hal itu sesuai dengan hadis dari Baihaqi dari Abdullah ibn Buraidah, dari ayahnya, dari Nabi saw., “Hewan akikah itu disembelih pada hari ke-7, hari ke-14, dan hari ke-21.” Namun, jika belum mampu, akikah dilaksanakan pada saat mampu melaksanakannya.
2. Hewan yang Disembelih
Hewan yang disembelih untuk akikah anak adalah domba atau kambing dewasa yang sudah memiliki gigi seri (gigi depan). Pilihlah domba atau kambing yang sehat dan tidak ada cacatnya. Semakin besar dan gemuk domba atau kambing maka hal itu akan semakin baik.
Tak ada ketentuan apakah hewan yang disembelih harus jantan atau betina. Namun, lebih diutamakan domba atau kambing jantan. Tujuannya untuk melestarikan reproduksi jenis hewan tersebut.
3. Jumlah Hewan
Apabila sahabat Abi Ummi ingin mengakikahkan anak laki-laki maka domba atau kambing yang disembelih berjumlah dua ekor. Sementara, jika ingin akikah anak perempuan, domba atau kambing yang disembelih berjumlah satu ekor. Ketentuan ini sesuai dengan hadis Rasulullah saw. dari Aisyah r.a, “Bayi laki-laki diakikahkan dengan dua kambing yang sama dan bayi perempuan satu kambing,” (H.R. Ahmad, Tirmidzi, Ibnu Majah)
4. Penerima Akikah
Jika orang yang layak menerima sedekah adalah fakir dan miskin, demikian pula dengan penerima akikah, yaitu orang fakir dan miskin di kalangan umat Islam. Baik pula jika daging akikah diberikan kepada orang-orang terdekat seperti tetangga, mereka yang terlibat dalam proses persalinan seperti bidan atau dokter, anak yatim-piatu di sekitar rumah, dan saudara. Sahabat Abi Ummi juga dibolehkan memakan sebagian daging akikah itu.
5. Berikan Daging Matang
Akikah Anak
Daging akikah diberikan dalam kondisi sudah dimasak dan siap untuk dimakan
Daging akikah sebaiknya diberikan dalam kondisi matang. Ada hadis yang menjelaskan hal ini, “Sunahnya dua ekor kambing untuk anak laki-laki dan satu ekor untuk anak perempuan. Ia dimasak tanpa mematahkan tulangnya. Lalu dimakan (oleh keluarganya), dan disedekahkan pada hari ke-7,” (H.R. al-Bayhaqi).

5 Hal Terpenting dalam Aqiqah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Tanya via WA

CALL